Alhamdulillah sobat akhirnya selesai juga bikin blog pertama sy,walaupun sempat tertatih-tatih berhari-hari maklumlah sy gaptek stadium 4…hehehe…
Diartikel perdana ini sy akan berbagi sedikit pengetahuan tentang tafsir mimpi dalam sudut pandang Islam berikut tips cara bagaimana agar kita dapat menafsirkan mimpi orang lain atau minimal mimpi kita sendiri,InsyaAllah dalam postingan selanjutnya sy jg akan berbagi Tafsir mimpi yg sy rangkum dari buku terjemahan karangan Muhammad Ibn Sirin yg udah lama juga tuh buku jd pedoman sy sekeluarga utk mengartikan mimpi.
Buku yg warnanya udah kecoklatan termakan usia,ga ada sampul depannya dan
tercerai berai hampir disetiap halaman pokoknya secara fisik tuh buku “gak bgt deh” tp ke-akuratan isinya dlm menafsirkan mimpi bikin sy sekeluarga geleng-geleng kepala (bukan maeen…).
Oke langsung aja sobat,sebenarnya didlm Al-Quran dan Hadits udah bnyak menjelaskan tentang keistimewaan mimpi bahkan
dlm slh satu Hadits shahih riwayat Bukhari dari Abu Hurairah r.a,Rasulullah bersabda yg artinya : “Mimpi org beriman adalah termasuk sebagian dari empat puluh enam bagian sifat ke-Nabian.”(Al Bukhari IV / 209)
Dan sebagai keistimewaan nya mimpi ini pulalah yg mengawali sejarah pengangkatan
Muhammad s.a.w menjadi Rasul.Beliau tiada bermimpi melainkan apa yg dimimpikan itu terlihat pd waktu jaganya.
Didlm Al-Quran Allah jg berfirman yg artinya :
Dan demikianlah Tuhanmu,memilih kamu (untuk menjadi Nabi) dan diajarkan Nya kepadamu sebagian dari ta’bir mimpi-mimpi.(S.Yusuf : 6).
Masih banyak lg sumber dr Al-Quran dan Hadist yg ga bs sy tulis karena mungkin udah bnyak jg artikel-artikel lain yg membahas tentang ini krna selanjutnya sy akan menerangkan bagaimana Al-Quran dpt menjadi acuan utk menafsirkan sebuah mimpi dgn sangat sangat akurat,cara ini terbilang gampang-gampang susah krna ga sembarang org dpt mentafsirkan mimpi dgn merujuk kpda Alquran,setidaknya ada beberapa syarat bagi org yg ingin bisa menta’birkan mimpi :
- Mengetahui seluk beluk Al Quran & hafal hadits-hadits Rasulullah saw.
- Memahami bahasa Arab dan asal kata-katanya.
- Mengerti tentang tingkah laku manusia karena terkadang tafsir mengandung arti yg berbeda pd setiap org tergantung sifat dan akhlak org tersebut.
- Kuat ingatan terhadap asal-asal penta’biran mimpi.
- Pribadi terpelihara dari melakukan hal-hal yg haram.
Kesemuanya itu dgn tujuan supaya Allah s.w.t berkenan memberikan pertolongan dalam memberikan penta’biran yg tepat menunjukan kearah jalan ilmu pengetahuan.insyaAllah.
Contoh-contoh mimpi yg dita’birkan dengan Al Quran :
1. Mimpi “al baidh” yg artinya : “telur”.Didalam Al-Quran terdapat ayat yg menerangkan “baidh” – (telur) yg arti ta’birnya yaitu perempuan baik-baik,Allah swt berfirman yg artinya :
Seakan mereka (bidadari) itu adalah bagaikan telur (burung unta) yang tersimpan dengan baik. (QS. Ash Shoffat : 49)
Contoh lain seperti : “al hijarah” yg artinya : “batu”.Didalam Al-Quran terdapat ayat yg menerangkan “al hijarah” yg dita’biri dgn keras hatinya,karena Allah swt berfirman yg artinya :
Kemudian setelah itu hati kamu menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. (QS. Al-Baqarah : 74).
Contoh lain seperti : “Al lahmuth thariy” artinya “daging yang baru”. Didalam Al-Quran juga dinyatakan “Al lahmu” (daging) mengandung ta’bir ghibah,mengumpat atau menggunjing, karena Allah swt berfirman yg artinya :
Adakah salah seorang diantara kamu suka memakan daging saudaranya sendiri yang sudah mati? Maka tentunya kamu merasa jijik kepadanya. (QS. Al Hujarat : 12).
Contoh lain seperti bermimpi “Al mafatih” yg artinya “kunci-kunci”,lalu mimpi dgn kata dasar “kunci” ini dapat diartikan dgn “perbendaharaan harta” yg senantiasa bertambah banyak.Sebagai dasarnya adalah firman Allah swt yg artinya :
Dan Kami telah menganugerahkan kepadanya (Karun) perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh sejumlah orang-orang yang kuat. (QS.Al Qashash : 76).
Masih ada contoh lagi seperti mimpi “As safinah” yg artinya “bahtera”,kemudian dapat dita’birkan dgn “keselamatan”,karena Allah swt telah berfirman yg artinya :
Maka Kami selamatkan Nuh dan para penumpang bahtera itu dan Kami jadikan peristiwa itu sebagai pelajaran bagi segenap umat manusia.(QS. A-Ankabut : 15)
Dan dikuatkan pula dgn firman Allah swt yg artinya :
Maka Kami selamatkan Nuh dan orang-orang yg beserta dengannya didalam bahtera yang penuh muatan.(QS. Asy Syu’ara : 119).
Dalam mimpi yg lain yg dapat dita’birkan dgn Al-Quran adalah mimpi “Al libas” yg artinya “pakaian” dapat dita’birkan sebagai “perempuan” ini dirujuk dari firman Allah swt yg artinya :
Mereka (perempuan) itu pakaian kamu dan (demikian pula) kamu pakaian mereka. (Al-Baqarah : 187).
Mimpi lain yg dapat dita’birkan dgn Al-Quran adalah mimpi “Al malik” yg artinya “raja atau pemimpin” yg memasuki suatu perkampungan atau kota,atau suatu tempat yg seharusnya bukan menjadi tempat kebiasaan raja atau pemimpin,maka ta’birnya adalah suatu “musibah,malapetaka,ujian atau suatu kehinaan yg akan menimpa penduduk tempat yg didatangi raja atau pemimpin tersebut”
2.Ada pula mimpi yg dapat dita’birkan dgn hadits-hadits Nabi saw, sobat bisa langsung merujuk pada hadits-hadits yg shahih yg insyaAllah akan sy lanjutkan pd artikel berikutnya.
Semoga sekelumit penjelasan ini dapat bermanfaat buat sobat semua, setidaknya kita umat muslim dapat lebih percaya kepada Al-Quran dan hadits untuk menjadikannya rujukan dalam setiap aspek kehidupan kita, saya tidak menyudutkan budaya bangsa kita yg masyarakatnya lebih percaya kepada primbon, tp bagi kita umat muslim ada suatu pegangan yg sangat sempurna dari Sang Maha Sempurna yaitu Al-Quran dan hadits, kurang lebihnya saya mohon maaf ya sob…
Sampai jumpa diartikel sy selanjutnya…..
Assalamualaikum warohmatullahi wa barokatuh.